Beranda Kesehatan Benarkah penyakit depresi merupakan penyakit turunan(gen)?

Benarkah penyakit depresi merupakan penyakit turunan(gen)?

BERBAGI
Benarkah penyakit depresi merupakan penyakit turunan(gen)?
Ilustrasi

Mudation.com – Depresi merupakan suatu gangguan mental yang dialami oleh setiap orang, akan tetapi tidak sedikit juga seseorang yang tidak bisa membedakan antara depresi, stress dan kesedihan yang mendalam, taukah anda jika ketiga hal tersebut sangatlah berbeda, maka dari itu jangan samakan depresi dan stress maupun kesedihan.

Benarkah penyakit depresi merupakan penyakit turunan(gen)?
Ilustrasi

Depresi sendiri terjadi karena gangguan mood yang kondisi emosional yang akan berkembang dan mewarnai seluruh proses mental berpikir, berperasaan dari perilaku, dan terkadang pada umumnya mood depresi itu dipicu adanya perasaan yang terkadang tidak berdaya dan kehilangan suatu harapan. Selain itu depresi sendiri juga bisa diakibatkan oleh berbagai macam faktor seperti halnya faktor biologi, faktor genetika dan faktor psikososial yang terkadang factor itulah yang dapat memicu timbulnya depresi.

Benarkah penyakit depresi merupakan penyakit turunan(gen)?

Jika factor genetika biasa terjadi karena ketika orang tua anda menderita depresi terkadang ada kemungkinan besar anda pun juga akan mengalami keadaan yang sama, selain itu juga banyak peneliti yang mengatakan, menyimpulkan dan memperkirakan 40% orang depresi memiliki gen yang sama dengan anggota keluarganya yang memiliki kondisi tersebut. Memang ada banyak kondisi pemicu depresi seperti halnya yaitu faktor lingkungan dan faktor lainnya, dimana hal ini merupakan penyebab lain atau penyebab sampingan dari depresi tersebut, sehingga jika anda memiliki orang tua atau saudara kandung yang mengalami depresi, ada kemungkinan anda juga memiliki resiko hingga 3 kali terkena kondisi yang sama, hal ini dikarenakan faktor keturunan atau gen menjadi salah satu faktor utama terjadinya depresi, serta banyak kasus yang memberikan informasi mengenai lingkungan keluargalah yang besar memberi pengaruh bagi seseorang yang menderita depresi.

Selain pengaruh dari keturunan, ada juga berbagai faktor-faktor yang lain yang menyebabkan depresi, seperti halnya kondisi, pikiran, perasaan dan berbagai hal-hal yang lainnya, dan terkadang seseorang yang tumbuh dan berkembang bersama seorang depresan akan lebih rentan terkena suatu penyakit depresi ini, dan bahkan saat anak melihat orangtua atau saudaranya dalam keadaan tertekan, pasti akan belajar untuk meniru perilaku orang tersebut, dengan begitu faktor keluarga lah yang bisa menentukan seseorang itu menjadi seorang depresan atau tidak.

Selain itu jenis kelamin juga menjadi faktor utama penyebab depresi turunan, di mana wanita memiliki resiko sebanyak 42% mendapatkan depresi turunan dari pada seorang laki-laki yang hanya memiliki angka 29% , dan tahukah anda penyebab dari semua itu yaitu kebanyakan seorang wanita akan mengutamakan perasaannya daripada pikirannya dan seorang laki-laki terkadang mengutamakan pikirannya, hal itulah yang membuat para wanita rentan terkena depresi, maka dari itu buat anda para wanita sangat dianjurkan untuk tidak terlalu tertekan dengan perasaan, karena perasaan juga akan menimbulkan dampak yang terburuk.

Serta tahukah anda jika depresi berhubungan dengan hormon serotonin, dimana serotonin ini akan berpengaruh pada neuron otak, dan ketidakseimbangan kadar serotonin akan dapat menyebabkan gangguan serangan panik. Dan yang harus anda ketahui depresi bukan semata-mata hanya diakibatkan oleh keturunan, akan tetapi juga depresi yang hanya bersifat sementara disebabkan oleh adanya peristiwa besar dalam hidup yang tidak bisa diterimanya, tentu anda harus mewaspadai semua ini.

Untuk menghindari depresi ini anda bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat, seperti melakukan kegiatan positif, olahraga, dan masih banyak lagi. Jangan sampai anda terpuruk karena suatu masalah.

Demikian artikel kami mengenai Benarkah penyakit depresi merupakan penyakit turunan(gen)?. Semoga dapat bermanfaat dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan