Inilah Daftar Saham Transportasi & Logistik Terbaik di BEI (2022)

Inilah Daftar Saham Transportasi & Logistik Terbaik di BEI (2022)mudation.com – Daftar Saham Transportasi & Logistik Terbaik di BEI (2022). Saham transportasi dan logistik adalah saham pada perusahaan yang bergerak di bidang pengangkutan kendaraan dan barang.

BEI saat ini memiliki sekitar 30 gudang di industri transportasi dan logistik. Saham-saham tersebut masuk dalam indeks IDXTrans.
Berikut daftar beberapa stok pengiriman dan logistik BEI terbaik:

1. Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI)

Mineral Resources Mandiri Tbk adalah perusahaan investasi. Perusahaan ini masuk dalam daftar ini karena merupakan pemegang saham terbesar di PT Rezki Batulicin Transport, perusahaan angkutan batu bara yang berlokasi di Batulicin, Kalimantan Selatan.
Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk awalnya merupakan perusahaan sekuritas yang didirikan pada tahun 1990 dengan nama PT Asia Kapitalindo. Perusahaan, setelah beberapa kali berganti nama dan bisnis, terus beroperasi dengan sukses di bidang investasi dan berganti nama menjadi Mineral Resources Mandiri Tbk pada akhir tahun 2021.

2. Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)

Rekomendasi traffic stock kedua adalah Adi Sarana Armada Tbk. Perusahaan ini bergerak di bidang penjualan dan pembelian mobil yang terintegrasi, mulai dari penyewaan mobil hingga logistik,  menyediakan layanan sopir yang berpengalaman hingga layanan kurir yang baru dibuat dengan merek AnterAja.

Adi Sarana Armada Tbk didirikan pada tahun 1999 dan saat ini memiliki sekitar 26.278 kendaraan, 18 cabang dan 26 kantor perwakilan di Indonesia. Angka tersebut belum termasuk mobil bekas yang dibeli secara online melalui website perusahaan.

Analisis Henan Putihrai Sekurita dan Sucor Sekurita menunjukkan bahwa dengan jangkauan operasi dan basis pelanggan yang luas baik individu maupun perusahaan, bisnis ASSA akan terus tumbuh seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi Indonesia dan berkembangnya dunia e-commerce (commerce).

3. Bluebird Tbk (BIRD)

Bluebird bisa dikatakan sebagai brand layanan taksi offline paling terkenal di Indonesia. Meskipun sumber mengatakan Blue Bird didirikan pada tahun 2001, akar perusahaan dapat ditelusuri kembali ke tahun 1960-an, ketika Mutiara Fatimah dan dua anaknya, Chandra Suharto dan Purnomo Prawiro, menciptakan taksi meteran pertama.

Pada akhir tahun 2021, Bluebird diharapkan memiliki armada 20.000 tim dan 23.000 karyawan di 48 kolam renang di 18 kota di Indonesia. Selain taksi, perusahaan juga mengembangkan layanan di sektor transportasi lainnya, seperti bisnis sewa taksi dan limusin, bus dan berbagai kendaraan logistik dan penyediaan properti. Tidak dapat disangkal bahwa alasan Bluebird bertahan hingga hari ini adalah inovasinya yang berkelanjutan.

4. Temas Tbk (TMAS)

Temas Tbk (TMAS) adalah perusahaan yang bergerak di bidang logistik pengiriman dan pelayaran di Indonesia. Perusahaan ini bergerak di bidang angkutan penumpang, kargo dan hewan serta  transshipment kargo di pelabuhan. Temas Tbk didirikan pada tahun 1987 oleh Wong Chau Lin dan Koentojo dengan KM. Latoa sebagai kapal pertama.

34 tahun setelah berdiri, perusahaan mengelola 40.458 peti kemas, 47 kapal dengan 23.589 TEU dan 380.123 DWT serta memiliki 5 anak perusahaan. 5 anak perusahaan beroperasi secara terintegrasi, mulai dari penanganan kargo dan manajemen kru hingga transshipment peti kemas dan kapal itu sendiri. Temas Tbk juga merupakan salah satu perusahaan logistik terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia.

5. Samudera Indonesia Tbk (SMDR)

SMDR adalah penyedia layanan pengiriman terintegrasi di Indonesia. SMDR tidak hanya menangani pengiriman dan semua persyaratan terkait, tetapi juga distribusi produk melalui transportasi darat. Mulai tahun 2020, layanan SMDR juga tidak hanya di Indonesia, namun perusahaan juga telah membuka layanan distribusi tanah di Malaysia. Samudera Indonesia Tbk didirikan pada tahun 1964 dan pertama kali go public pada tahun 1999. Sejak didirikan 57 tahun lalu, perusahaan ini diperkirakan memiliki kapitalisasi pasar lebih dari Rp 8 triliun, menjadikannya salah satu perusahaan terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar di industri transportasi dan logistik. di industri.

6. Indonesia AirAsia Tbk (CMPP)

Tentu Anda sudah mengenal maskapai yang satu ini. AirAsia adalah maskapai penerbangan bertarif rendah yang didirikan di Malaysia pada tahun 1993 yang mengoperasikan beberapa rute domestik dan internasional. AirAsia sendiri mulai masuk ke Indonesia dengan mengakuisisi maskapai penerbangan lokal PT AWAIR International dari tahun 2002 hingga 2005.

Selain bisnis penerbangan, Grup AirAsia dan anak perusahaannya juga menyediakan bisnis terkait transportasi udara seperti penanganan bagasi, bandara, layanan konsumen, dll. Meskipun industri penerbangan adalah salah satu yang paling terpukul oleh COVID-19, perusahaan yakin dapat berbuat lebih baik di masa depan.

7. Transcoal Pacific Tbk (TCPI)

pt. Transcoal Pacific Tbk (TCPI) adalah penyedia jasa penyewaan kapal dan pengiriman kargo.    Perusahaan ini didirikan pada tahun 2007, mulai beroperasi pada tahun 2008 dan resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018.

Saat ini, TCPI menyediakan layanan logistik dan transportasi yang lengkap mulai dari transportasi batubara hingga transportasi tongkang minyak dan bongkar muat. Untuk mendukung operasionalnya, perusahaan mengoperasikan lebih dari 170 kendaraan dan alat    berat, baik yang dimiliki maupun disewa dari perusahaan lain.

 8. Humpuss Intermodal Tbk (HITS)

Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri transportasi khususnya produk energi seperti LNG, minyak bumi, dll. angkutan. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1993 dan go public 4 tahun kemudian.

Perusahaan menyediakan layanan mulai dari transportasi produk energi seperti minyak dan gas alam cair, transportasi produk kimia lainnya hingga penyedia layanan pelatihan kru logistik terbaik.

9. Sillo Maritime Perdana Tbk (VESSELS)

Sillo Maritime Perdana Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang transportasi produk energi seperti minyak dan gas. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1989, awalnya sebagai agen perusahaan internasional.

Secara bertahap, pada tahun 2008, perusahaan pelayaran mulai mengakuisisi kapal sendiri. Perusahaan saat ini mengoperasikan 15 kapal, termasuk kapal tunda, kapal awak, self-propelled oil barge (SPOB), floating storage and offloading (FSO), kapal pemasok dan pengangkut gas terapung serta berbagai perusahaan pendukung alat berat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.