Awas, 3 Obat Doping Berisiko Buruk bagi Kesehatan Atlet

Mudation.com – Seorang profesor yang berasal dari negara Rusia sana, sudah melakukan penelitian terhadap obat doping yang sering digunakan oleh para atlet, lebih dikhususkan untuk para atlet yang berasal dari Rusia sana yang sedang terkena scandal doping. Profesor tersebut bernama Rodchenkov. Dia sendiri memiliki kemampuan lebih terhadap bidang kimia analitik telah melakukan beberapa ekperimen terhadap doping, yang mana doping yang ia pilih memiliki kandungan steroid anabolik.

Steroid anabolik ialah sebuah komponen yang diproduksi oleh hormon testosteron dalam membantu untuk meningkatkan otot yang ada pada tubuh, sekaligus membuat tubuh lebih cepat untuk pulih. Rodchenkov mencoba untuk melarutkan si doping kedalam wiskinya para atlet pria, serta untuk para atlet wanita ia memberikan di vermouth mereka.

Read More

Awas, 3 Obat Doping Berisiko Buruk bagi Kesehatan Atlet

Menurut hasil laporan yang dibawakan di laman Business Insider, yang sudah kami kutip dari liputan6, anda akan terkujut dengan hasil laporan tersebut. Disana dikatakan bahwa campuran doping dengan wiski dan juga vermouth dapat memberikan sebuah resiko buruk terhadap kesehatan dari para atlet. Berikut adalah tiga jenis obat doping yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan para atlet yang menggunakannya.

Metenolone

Doping jenis ini memang sudah pernah dilakukan pengujian terhadap para hewan. Dan disana didapatkan kesimpulan bahwa terbukti mampu dalam meningkatkan massa otot dari para hewan serta dapat sekaligus menciptakan tenaga yang lebih besar dari pada biasanya. Namun, dibalik itu semua ternyata Metenolone memiliki resiko yang cukup buruk bagi kesehatan orang-orang yang menggunakannya terkhususnya para atlet. Yakni dapat meningkatkan resiko dari kemandulan.

Trenbolone

Jenisan doping Trenbolone, bisa digunakan untuk para hewan ternak dalam membantu mereka untuk meningkat pertumbuhan otot. Serta sekaligus untuk menambah nafsu makan mereka. Akan tetapi, doping yang berjenis Trenbolone ini sudah diklasifikasikan kedalam doping level III. Sebagai salah satu obat yang memiliki potensi tinggi untuk disalahgunakan oleh manusia. Larangan terkait dengan obat ini juga telah dikeluarkan oleh Drug Enforcement Administration dari Amerika Serikat.

Oxandrolone

Berikutnya ialah Oxandrolone, jenisanĀ Obat Doping yang terakhir ini biasanya sering kali digunakan di berbagai rumah sakit didunia. Biasanya para dokter menggunakannya untuk para pasien dalam membantu mereka untuk mendapatkan kembali berat badan, Setelah terjadinya sebuah cedera atau bahkan selepas sakit. Namun, dibalik itu ternyata jenis Oxandrolone ini dapat memberikan dampak buruk terhadap si pengguna. Dari informasi yang didapatkan, ternyata doping Oxandrolone tersebut dapat meningkatkan sebuah resiko yang sangat fatal. Yakni dalam terjadi kerusakan pada area hati dan juga limpa.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *