Beranda Kesehatan Penyebab Dan Gejala Penyakit Malaria Yang Sering Terjadi

Penyebab Dan Gejala Penyakit Malaria Yang Sering Terjadi

BERBAGI
Penyebab Dan Gejala Penyakit Malaria Yang Sering Terjadi
Ilustrasi

Mudation.com – Siapa sangka bila penyakit malaria akan berdampak buruk bagi penderita anak-anak, bayi, maupun wanita hamil. Malaria sendiri memicu ketahanan tubuh untuk terus menurun secara drastis dengan waktu singkat. Maka dari itu, penanganan terhadap malaria perlu dilakukan secepat mungkin.

Penyebab Dan Gejala Penyakit Malaria Yang Sering Terjadi
ILustrasi

Perlu anda ketahui bahwa malaria merupakan penyakit yang ditimbulkan oleh jenis parasit. Dimana nantinya akan menular melalui gigitan nyamuk yang terindikasi parasit tersebut, bahkan menyebar dengan kontak darah penderita. Bahaya dari malaria mampu mematikan bila tidak segera diobati. Nah, ini dia penyebab dan gejala malaria yang sering terjadi.

Penyebab Dan Gejala Penyakit Malaria Yang Sering Terjadi

• Daya Tahan Tubuh Lemah
Ketika anda memiliki pertahanan tubuh yang kuat, maka kan sulit terserang malaria meskipun telah tergigit nyamuk anopheles. Namun sebaliknya jika daya tahan tubuh lemah, mudah sekali terinfeksi malaria. Padahal daya tahan tubuh dipicu oleh pola hidup anda sendiri, apakah termasuk sehat atau justu sangat buruk yang dilakukan setiap harinya.

• Kekurangan Gizi dan Nutrisi
Memenuhi gizi dan nutrisi untuk tubuh sangat dipengaruhi oleh daya imun tubuh itu sendiri Apabila asupan nutrisi pada makanan semakin baik, memungkinkan daya tahan tubuh dapat terhindar dari berbagai penyakit termasuk malaria. Maka jangan heran kekurangan gizi pada daerah yang ekonomi rendah pasti rentan sekali terjadi malaria.

• Tinggal di Daerah Tropis
Persebaran dan perkembangan biakan dari nyamuk penyebab malaria seringkali mewabah pada daerah tropis, seperti Indonesia. Bisa dikatakan bahwa penyakit malaria timbul dari ulah nyamuk-nyamuk anopheles yang menggigit kulit manusia.

• Lingkungan Kotor
Tempat tinggal yang kotor memang tidak dapat dipungkiri lagi, karena nyamuk anopheles mampu berkembang di lingkungan tersebut. Ada baiknya untuk menghindari lingkungan yang kurang higienis. Pasalnya akan mengalami risiko lebih tinggi terhadap penyakit malaria. Setidaknya kita selalu menjaga kebersihan rumah dan bak mandi, dari debu atau sampah.

Gejala Penyakit Malaria Yang Sering Terjadi

Beberapa gejala malaria pada tahap awal adalah:

1. Segala jenis gejala penyakit influenza, misalnya demam, tubuh lemah, batuk ringan hingga sakit kepala.
2. Tubuh tidak sehat karena tak merasa nyaman saat beraktifitas dan kerap merasa mengantuk.
3. Merasa nyeri di bagian sendi maupun otot, bahkan melemahnya anggota tubuh.
4. Sakit perut atau mual, nafsu makan menurun, perut kembung sampai diare melanda.
5. Badan mulai menggigil selama 2 jam dan bertambah 6 jam, dari infeksi awal hingga masuk masa inkubasi.
6. Mulai mengeluarkan keringat berlebihan baik pada siang atau malam hari.

Adapun gejala komplikasi malaria sebagai berikut:

1. Kerusakan di beberapa organ vital seperti limpa, hati, dan ginjal.
2. Merusaknya sel darah merah yang menimbulkan tubuh menderita anemia.
3. Terjadi gangguan pernapasan berat hingga memicu penderita sulit mengambil napas. Hal ini dikarenakan oleh penumpukan cairan pada paru-paru.
4. Pembengkakan di daerah pembuluh darah terutama pada otak. Penderita akan mengalami kehilangan kesadaran serta kejang.
5. Kadar gula darah sangat rendah sehingga tubuh menjadi lemah.

Sebagai pencegahan agar tidak tertular penyakit berbahaya seperti malaria adalah dengan menghindari gigitan nyamuk. Anda dapat menggunakan kelambu untuk menutupi ranjang atau memakai losion anti serangga pada kulit.

Tinggalkan Balasan